Friday, April 26, 2013

REVIEW ALL NEW XENIA TIPE D STD (ALL NEW XENIA 1000 CC)



Kali ini saya akan mereview mobil All New Xenia Tipe D Std. Tipe ini merupakan tipe paling rendah dari keluarga All New Xenia (ANX), tapi walaupun paling rendah tipe ini tetap memiliki AC (Single blower), Power steering Elektrik & Power Window. Jadi jangan samakan ANX D std dengan Tipe Mi.

Jadi apa saja yang tidak ada?Tentu saja aksesoris lainnya. Menurut saya kekurangan yang paling terasa dari tipe ini adalah Mud Guard (penahan lumpur), Audio + speaker, lampu kabut  & talang air. Dengan budget 1,5jutaan aksesoris ini bisa ditambah sendiri. Aksesories lainnya menurut saya tidak terlalu berpengaruh terhadap kenyamanan berkendara.

Lalu bagaimana dengan tenaganya? Tentu saja kalau anda sering mengendarai sedan 2000cc, pasti mobil ini terasa sangat lamban. Tapi kalau hanya membutuhkan transportasi & bisa memuat 5 orang, mobil ini layak untuk dibeli. Sampai saat ini saya baru mendapatkan Top Speed 85 km/jam di rpm 3000, setelah itu…ketemu lobang lagi. Berhubung saya tinggal di Lampung yang jalannya “harap maklum”. Speed segitu sudah sangat mencukupi untuk daerah Lampung.

Tenaga pada putaran rendah cukup enak dan membantu pada saat macet…Jangan bilang klo di Lampung tidak ada macet. Kalau tidak percaya silahkan lewat di daerah Tegineneng menjelang magrib. Macetnya dari simpang metro sampai Bandara Raden Inten. Jarak 4 km bisa ditempuh dengan waktu 3 jam. Tidak ada perubahan daya yang signifikan pada saat AC ON maupun OFF, membuatnya enak di pake macet2an…gak enaknya cuman kedinginan.

Interior dalamnya lumayan bagus, sekali lagi jangan dibandingkan dengan mobil 200 juta keatas. Untuk tipe ini interiornya hitam-hitam. Tipe lainnya interiornya dua warna, hitam-beige.Keheningan di dalam kabin agak berisik, walaupun masih bisa ditoleransi. Suara mesin terdengar di kabin. Kalau ada yang bilang mesin 3 cylinder suaranya kasar, seperti kurang tepat, karena sebelumnya saya memakai Chevy Spark yang juga 3 Cylinder. Mobil amrik ini malah sangat hening didalam kabin dan getarannya sangat halus. Bisa jadi peredam suara ANX ini kurang mumpuni.

Perpindahan gigi relative mudah dan halus, apalagi mobil ini dilengkapi rpm meter jadi kita bisa mengatur perpindahan gigi sesuai RPM. Disarankan untuk menjaga RPM dikisaran 2000 – 3000.

Untuk gambar ANX tipe D std silahkan lihat di wed Daihatsu saja, kalau tidak palingkan wajah anda ke jalanan, Tipe D Std banyak kok.


Sunday, December 16, 2012

Tempat Pelelangan Ikan - Pasar Gudang Lelang 

Tempat pelelangan ikan di Gudang lelang merupakan tempat yang cukup wajib dikunjungi bagi penggemar sea food. Lokasinya berada di sekitar Jl. Yos Sudarso – Bandar Lampung. Jalan masuknya tepat disamping Bank Mandiri Teluk Betung. Jika anda pergi dengan menggunakan motor, anda dapat memarkir tepat didepan pintu pasar, tapi jika menggunakan mobil saya sarankan untuk parkir di ruko-ruko dibelakang bank mandiri. Jaraknya tidak terlalu jauh, sekitar 200 meter dari pasar. Pasar ikannya sendiri mulai rame dari pukul 16:00. Jika hanya ingin membeli sea food untuk konsumsi rumahan, cukup membeli eceran. Tapi bila menginginkan dalam porsi besar dapat membelinya dengan sistem lelang. Kalau tidak ingin ribet dengan prasyaratan lelang kita dapat meminta bantuan pedagang lokal yang biasanya sudah terdaftar pada panitia lelang. Karena tempat ini bukan pasar swalayan, pandai-pandailah memilih dan menawar.

 Photobucket Photobucket Photobucket

Friday, November 30, 2012

MENGURAS RADIATOR SPARK 800 CC

Tidak seperti mobil jepang, Chevrolet spark tidak memiliki drain di bagian radiatornya. Jadi untuk mengurasnya harus melalui selang balik di reservoir maupun selang balik di radiator. Postingan kali ini akan menjelaskan cara menguras radiator melalui saluran balik ke reservoir. Adapun langkah-langkahnya sebagai berikut : 
  1. Nyalakan mesin selama 7 – 10 menit. 
  2. Matikan mesin. 
  3. Lepaskan selang balik ke reservoir dan sambungkan dengan selang air biasa ukuran ½ inch 
  4. Siapkan selang satu lagi yang tersambung dengan air ledeng (mengalir) 
  5. Nyalakan mesin, sampai air keluar dari selang balik. Sembari memperhatikan aliran air yang mengalir dari selang balik, tambahkan air melalui air ledeng. Tetap jaga ketinggian air, jangan sampai terlalu meluap dan jangan sampai dibawah batas minimum. Tidak perlu memutar kran air untuk mengatur debit air ledeng, cukup dengan melipat/ membengkok-kan selangnya. 
  6. Jika airnya yang keluar dari saluran balik sudah bening berarti keraknya di radiator/ blok mesin sudah terkikis.
  7. Pasang kembali saluran balik ke reservoir. 
Untuk hasil maksimal dapat dilakukan sebulan sekali, kalau mau lebih maksimal lagi jangan pakai air ledeng tapi pakai radiator coolant. Kapan-kapan saya akan membahas penggantian air radiator spark 800cc dengan radiator coolant. 

Photobucket

 Photobucket

Monday, August 01, 2011

Jajal Spark ke Palembang

Berikut foto-foto perjalanan dari Lampung ke Palembang menggunakan Spark 800cc.
JAKA BARING, markas Sriwijaya FC
Image and video hosting by TinyPic

Taman Kambang Iwak Palembang,
Image and video hosting by TinyPic

Restoran Pagi sore, tempat mampir favorit untuk angkutan travel dan bus
Image and video hosting by TinyPic

Hotel. Lihat penampakan spark dibandingkan dengan Suzuki Splash, Honda Jazz, Innova.
Image and video hosting by TinyPic

Dealer. Mampir di dealer Chevrolet palembang
Image and video hosting by TinyPic

Konsumsi BBM untuk perjalanan Lampung - Palembang 1:17. Supir + 1 penumpang. AC off 90%.Perjalanan dapat ditempuh dengan waktu 10 jam, berangkat jam 5.30 pagi sampai di Tegineneng pukul 15.30. Dengan waktu istirahat 2 kali, sarapan di restoran pagi sore dan makan siang di Unit II. Sekali isi bensin di simpang Pematang

Monday, March 14, 2011

Istilah - istilah diseputar Lampung

Tiga tahun lalu ada kejadian unik yang masih teringat sampai sekarang, sewaktu pertama kali masuk kerja di daerah lampung. Pada saat itu kami (3 orang) sedang merakit Cylinder head, setelah beberapa lama cylinder headnya siap untuk diangkat. Karyawan senior berbicara kepada saya,
"Din, cantolin talinya!" sambil menunjuk sling kain.
Otakku langsung berpikir keras, "CANTOLIN". Maksud bapak ini apa? Ada sekitar beberapa detik aku terbengong-bengong. Untung bapaknya memberi isyarat tangan. Akhirnya ngerti juga kalo maksudnya sling kain itu di pasangkan pada pengait crane.

Kejadian lainnya, waktu disuruh ngambil "batrei" di ruang tool. Pikir ku batrei yang dimaksud adalah battery yang biasa dipakai untuk radio atau flash light (senter). Setelah lama mencari di ruangan, tidak ada satupun battery yang kulihat. Setelah bapaknya memberi penjelasan baru ngerti klo "batrei" yang dimaksud adalah flash light (senter).

Seiring berjalannya waktu, ada beberapa istilah yang saya dapatkan, diantaranya :
1. Ayu, maksudnya kakak perempuan
2. Travel, kirain tempat jual tiket pesawat. Ternyata angkutan antar kota
3. Kresek, maksudnya kantung plastik
4. Buka plastik. Maksudnya beli baru
5. Orang kita. Maksudnya pribumi asli
6. 12. Klo tanya harga, penjualnya hanya ngasih angka didepannya. maksudnya Rp. 1.200.000,-
7. Demon. Maksudnya demonstrasi
8. Sepan. Maksudnya celana panjang
9. Kamorang. Maksudnya kalian
10. ......(akan diup date klo ingat)

Setiap daerah memang memiliki istilah yang berbeda-beda untuk menyebutkan sesuatu. Tidak ada masalah dengan hal tersebut dan tidak perlu dipermasalahkan, yang penting kita bisa beradaptasi dan menghormati adat istiadat orang lain. Seperti pepatah - dimana bumi dipijak, disitu langit dijunjung.

Sunday, December 12, 2010

Catatan Semi Overhaul Sulzer 12 ZV 40/48

Semi overhaul (SO) merupakan suatu rangkaian kegiatan pemeliharaan pada mesin Diesel dengan menggunakan rentang waktu 12.000 jam kerja. Lingkup pekerjaan SO adalah :

1. Pembersihan Cylinder head dan Generator. Pada Cylinder head, spare part yang diganti adalah Landing Seat, valve exhaust dan Inlet, seluruh O-ring dan Injector. Biasanya part-part tersebut hanya diganti 50% saja, lainnya masih memakai exsisting.

2. Pembersihan Auxiliary

3. Pengecekan Crank Pin Bearing sebanyak dua buah. Crank pin bearing yang di cek adalah crank pin bearing yang dicurigai mengalami kerusakan, biasanya ditandai dengan temperatur bearing yang lebih tinggi dari lainnya. Apabila crank pin bearing yang di cek mengalami cacat maka dapat diganti dengan bearing yang baru.

Hal lain yang perlu diperhatikan adalah pemeriksaan material yang akan masuk ke gudang. Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan agar material yang masuk gudang tidak salah;

1. Untuk Crank pin bearing. Periksa dengan menggunakan micro-meter ketebalan bearing. Hal ini diperlukan karena mesin Sulzer 12 ZV 40/48 memiliki beberapa tipe Con-rod diantaranya tipe 583 dan 992 G . Nomor part tidak menjamin pesanan bearing kita sesuai. Seperti halnya mobil dan sepeda motor, mesin pembangkit juga mengalami perubahan model dari tahun ke tahun walaupun sebagian besar spare partnya dan nomor partnya sama, namun beberapa part telah mengalami perubahan dimensi.

2. Holder Injector. Ambil satu sampai tiga sampel untuk memastikan keaslian holder. Beberapa holder mungkin saja hasil rekondisi. Tips untuk memeriksanya adalah perhatikan ujung mata holder, apakah terdapat alur bekas pengerjaan? perhatkan juga apakah terdapat jelaga pada matanya, biasanya barang rekondisi meninggalkan bekas walaupun sangat sedikit dan sulit terlihat dengan mata. Kemudian perhatikan keseluruhan badan holder, barang asli pabrikan tidak memiliki alur bekas pengerjaan mesin. Untuk mendapatkan hasil yang baik, pemeriksaan fisik sebaiknya dilakukan disiang hari.

3. Pin Holder. Sebaiknya pada Bill of material dicantumkan panjang dan diameter pin holder, hal ini untuk menghindari kesalahan pengiriman barang. Pin holder walaupun nomor partnya sama, namun dapat tertukar dengan injektor dari generasi mesin yang lain.

4. Ring Piston Starting valve. Sebaiknya pada Bill of material juga dicantumkan diameter ring piston, hal ini untuk menghindari kesalahan pengiriman barang. Ring piston strating valve walaupun nomor partnya sama, namun dapat tertukar dengan injektor dari generasi mesin yang lain.

5. Spare part lainnya adalah O-ring. Semua O-ring yang part utamanya dibuka, sebaiknya diganti dengan yang baru. Tidak disarankan untuk memakai O-ring existing

Panel Control Room
Image and video hosting by TinyPic


Exitacy 6,3 KV
Image and video hosting by TinyPic
600 rpm
Image and video hosting by TinyPic

Setelah pekerjaan SO selesai, maka seperti biasa dilakuakan Commisioning sebelum mesin dinyatakan standby dan siap masuk sistem. Beberapa tahapan commisioning sebagai berikut;

1. Melakukan tes kebocoran baik pada sistem air pendingin, bahan bakar, pelumasan, dan udara masuk. Kebocoran-kebocaran yang terjadi harus diperbaiki.

2. Mesin di Start dan running pada 300 rpm selama 15 menit. Kemudian dilakukan tes proteksi Oil Mist Detector (OMD), pada alarm akan muncul higt temperatur bearing. Bila bekerja dengan baik, mesin akan trip.

3. Mesin distart dan running pada 500 rpm selama 15 menit. Kemudian dilakukan tes proteksi Low press Lube Oil. Bila proteksi ini bekerja dengan baik, maka mesin akan trip.

4. Mesin di start dan running pada 600 rpm selama 15 menit. Kemudian dilakukan tes proteksi Low Press Jacke Cooling Water (JCW). Bila proteksi bekerja dengan baik, maka mesin akan trip.

5. Mesin di start kembali dan running pada 600 rpm selama 15 menit. Kemudian dilakukan tes Emergency Stop. Bila sistem emergency stop bekerja dengan baik, maka mesin akan trip.

6. Setelah tes proteksi maka dilakukan tes exitacy. Mesin di start kembali kemudian diberi tegangan exicaty secara manual dengan tahapan dari 1 kV, 2 kV, 2.5 kV, 3 kV, 3.5 kV, 4 kV, 4,5 kV 5 kV, 5,5 kV, 6 kV dan 6.3 kV. Setiap kenaikan diberi selang waktu 5 menit. Pengetesan ini bertujuan untuk memantau normal tidaknya kenaikan temperatur winding generator.

Menyusun daftar spare part Overhaul Pembangkit Hidro

Menyusun spare part pembangkit hidro, pada prinsipnya sama dengan pembangkit diesel. Namun karena jumlahnya lebih sedikit dan relatif baru maka acuan yang digunakan tidak sebanyak diesel. Kebutuhan spare part overhaul pembangkit hydro disusun berdasarkan atas pekerjaan yang dilakukan. Berikut beberapa hal yang perlu dilakukan dalam menyusun spare part :
1. Langkah pertama yang perlu dilakukan adalah membuka gambar besar potongan dari generator sampai ke turbin.
2. Setelah itu urutkan dari atas (generator) part-part yang akan dibongkar.
3. Catat semua part yang akan rusak/cacat apabila diadakan pembongkaran.
4. Catat semua O-ring dan material non-logam yang ikut terangkat dalam pembongkaran.
5. Catat part-part yang bergerak. Part yang sering bergerak akan mengalami aus pada bagian bushing sehingga perlu diganti. Beberapa tipe bushing menggunakan self lubricating, sehingga hanya perlu mengganti self lubricatingnya saja.
6. Perhatikan hasil laporan Annual Inspection dan General Inspection apakah ada catatan khusus terutama pada bagian turbin yang mengalami korosi.
7. Karena jangka waktu overhaul relatif lama (8 tahun) maka baut kopling turbin dan generator ‘biasanya’ tidak perlu diganti.
8. Komparasi spare part yang ada digudang. Biasanya vendor meninggalkan 1 set spare part utama untuk satu kali overhaul.
Beberapa pembangkit hydro yang berumur tua sudah tidak memiliki lagi spare part dipasaran, tidak ada salahnya bila pengelolanya tersebut dapat membuat/memesan pada produsen lokal part-part yang obsolote.

Monday, November 15, 2010

COMMISIONING : TOP OVERHAUL SULZER 12 ZV 40/48

Setelah selesai pekerjaan Top Overhaul (TO), mesin pembangkit wajib dilaksanakan commisioning. Tahapan commisioning untuk pekerjaan TO relatif sedikit bila dibandingkan dengan pekerjaan Majar Overhaul. Hal ini disebabkan kerena pekerjaan TO “hanya” mengangkat/membersihkan dan mengganti komponen Cylinder head. Terutama spare part Injictor, valve. Pekerjaan lainnya berupa pembersihan oil cooler dan cleaning generator.

Tahapan comminsioning diantaranya :
1. Test running, dengan putaran 300 rpm selama 5 menit. Di tripkan dengan menguji Oil Mist Detector (OMD). OMD mengindikasikan temperatur yang tinggi pada ruang carter sehingga menimbulkan asap pada ruang carter. Pengujiannya dilakukan dengan memberikan asap buatan pada saluran yang menuju OMD.

2. Test running 400 rpm selama 5 menit, lalu di tripkan dengan indikasi Lube oil pres Low. Lube oil press low dapat dilakukan dengan membuka pipa lube oil sehingga tekanannya dapat berkurang. Hal ini dilakukan untuk melihat berfungsi atau tidak proteksi lube oil press low.

3. Test running 500 rpm selama 5 menit, lalu di tripkan dengan indikasi Jacket Cooling Water (JCW) pres Low. JCW press low dapat dilakukan dengan membuka pipa lube oil sehingga tekanannya dapat berkurang. Hal ini dilakukan untuk melihat berfungsi atau tidak proteksi JCW press low.

4. Test running 600 rpm selama 5 menit, lalu di tripkan dengan Emergency Stop. Hal ini dilakukan untuk menguji Emergency stop.

5. Test Excitacy. Dilakukan pada putaran 600. Excitacy dinaikkan secara manual dari 1,5 kV; 3 kV; 4,5 kV; 5,5 kV dan terakhir pada 6,3 kV. Setelah itu ditripkan dengan indikasi JCW High Temperature.

6. Test Paralel. Mesin kembali dijalankan pada putaran penuh (600 rpm). kemudian setelah 10 menit diparalel dengan sistem.

7. Setelah paralel mesin dibebani secara bertahap dengan beban 25 %, 50 %, 75 % dan 100 %. atau dengan beban 1,5 MW; 3 MW; 4,5 MW dan 4,8 MW. Kenaikan beban dilaksanakan dengan selang waktu satu jam, sambil memperhatikan kondisi mesin (visual, audio, dan mencatat parameter-parameter operasi lainnya). Hal lain yang perlu dilaksanakan adalah pengambilan data menggunakan PREMET XL.

Pada tahapan commisioning kadang timbul kendala dilapangan, seperti kebocoran pipa-pipa. Kebocoran bisa berasal dari oli, HSD, air pendingin dan gas buang. Kendala tersebut berakibat pelaksanaan commisioning berlangsung cukup lama (12- 15 jam).

Demikian tahapan commisioning yang dilakukan untuk pekerjaan Top Overhaul mesin Sulzer 12 ZV 40/48. Mohon saran dan kritiknya bila ada kekeliruan pada tulisan ini.

Thursday, September 02, 2010

First car: CHEVROLET SPARK

Di postingan kali ini saya akan membahas chevrolet spark (versi yadin) setelah memakai hampir 3 bulan.Setelah hampir 4 bulan mencari/berburu mobil City Car di Bandar Lampung, akhirnya tanggal 29 Juni 2010 saya mendapatkan barang yang cocok dikantong dan kebutuhan.
Awalnya saya tertarik dengan Cherry QQ karena harga dan modelnya yang keren, namun karena disini tidak ada dealernya maka saya urungkan niat.Kemudian hati sempat berpindah ke KIA Visto, Picanto dan Hyundai ATOZ karena disini juga tidak ada dealer resminya maka niat saya urungkan juga. Sempat ada niat untuk ambil di Mangga Dua, namun karena waktunya mepet (sabtu-minggu) akhirnya batal juga.

berburuVisto
Image and video hosting by TinyPic

Berburu Chevrolet spark di Lampung bukan perkara mudah, karena populasinya yang minim. Berkat kegigihan mencari via Radar Lampung dan mencari alamatnya via google map, saya akhirnya menemui pemiliknya untuk bertransaksi.
Setelah bertransaksi di Bank Mandiri, akhirnya Spark Biru dibawa pulang dan langsung di inapkan di garasi rumah. Belum sampai sehari akinya jadi tekor, ternyata setelah dibawa ke rumah tuas lampu serinya lupa di off-kan. Jadi lampu besar, lampu seri dan AC tidak otomatis mati walaupun kuncinya sudah dicabut. Dasar katrok
Seminggu di rumah,mobil langsung di masukkan ke Bengkel Resmi untuk pengecekan keseluruhan dan ganti oli. Ada beberapa item yang diganti diantaranya filter udara, filter oli, oli mesin dan oli gardan. Sedangkan part yang dibersihkan diantaranya distributor, busi, filter bensin. Setelah service yang menghabiskan dana Rp 800ribuan, tampaknya ada perubahan pada suara mesin. Mesin spark biru menjadi lebih halus, bahkan nyaris tak terdengar bila dikeramaian. Kadang-kadang saya tidak tahu kalau mesinya mati dijalan karena tidak ada perbedaan saat mesin langsam atau mati.
SERVICE PERTAMA DI BENGKEL RESMI
Sebenarnya belum saatnya ganti oli karena baru dipakai 1000an km, namun karena oli yang dipakai kayaknya kurang populer dan banyak komentar miring di forum-forum otomotif akhirnya saya minta ganti.

Oli gardan dan mesin
Image and video hosting by TinyPic

Ganti oli mesin
Image and video hosting by TinyPic

Karena ini mobil pertama, saya belum bisa membandingkan dengan mobil lainnya. Namun secara keseluruhan puas memakai mobil ini, selain irit mobil ini juga terkesan ekslusif karena populasinya yang minim di kota ini. Sang pemilik lama masih memakai Chevrolet Spark tapi keluaran yang terbaru.

Mobil ini lebih banyak dipakai malam minggu, karena kantor dan rumah sebelah-sebelahan. Rencananya habis lebaran ini mau dibawa ke Bandung, sekalian uji nyali di tol. Mudah-mudahan tidak nyasar.

Image and video hosting by TinyPic

Saturday, August 21, 2010

Review Minerva R 150 SE

Review Minerva R 150 SE
Sudah 17 bulan si mimin menemani perjalananku. Telah banyak suka duka memakai motor ini (nanti aq ceritain satu persatu).
Dari 17 bulan memakai mimin, ada beberapa catatan untuk motor ini :
1. Harga murah di bandingkan motor sejenis (15,5 jt “cuman” beda 1 juta dgn motor bebek).
2. Modelnya keren (ini penilaian subyektif). Awal kemunculannya, banyak orangyang tanya apalagi tiap parkir atau ke bengkel. Sempat ada dua orang yang nyamperin buat tanya dealernya untuk Bandar Lampung.
3. Motornya irit (1 : 30) untuk pemakaian dalam kota bandar lampung, bawaan stop and go. Ngebut klo ada yg ngajak ngebut.
4. Relatif enak dibawa keluar kota. Tiap bulan diajak PP ke PLTA Besai 175km dari Bandar Lampung atau klo gak ke PLTA Batutegi 90an km dari Bandar Lampung. Berhubung sekarang banyak begal, maka untuk perjalanan dinas lebih aman pakai mobil kantor.
Kawasan PLTA Besai
Image and video hosting by TinyPic

Gunung Sugih
Image and video hosting by TinyPic

5. Pernah sekali dibawa ke Bandung (solo-touring). Baru nyampe Serang tuas persnelan bermasalah, ternyata klem pengikatnya lepas dijalan...akhirnya ganti baru di Dealer Minerva Serang. Setelah itu alhamdulillah perjalanan lancar gak ada hambatan apapun, tanjakan puncak Bogor pun bisa dilahap dengan mudah. Rute yang dilewati Bandar Lampung – Bakauheni – Merak – Serang – Pandeglang – Bogor – Padalarang – Bandung.
6. Hampir tiap bulan dibawa touring sama teman2 minerva ke Kalianda Resort, Way Kambas, Padang Cermin dan Klapa Rapat. Satu halnya yg aku suka sama motor ini, yaitu selalu jadi pusat perhatian. Mungkin karena populasinya yang kurang. Sebagai gambaran, klo kita jalan keliling kota.....untung banget klo ketemu satu biji motor ini.
Bersama komunitas minerva Lampung
Image and video hosting by TinyPic

7. Motor ini sebenarnya murah perawatannya, tp emang dasar hobinya ngutak-ngatik motor ludeslah 4 jutaan. Yang penting hati puas, dan gak merugikan org lain. Modif Full fairing ala Ducati Stoner, Ganti belakang jadi 130, depan 110, CDI dan Koil XP, Karbu PE 28, bobok knalpot dll.
Foto modif jadi Ducatinya Stoner
Image and video hosting by TinyPic

8. Namanya motor pasti pernah tabrakan. Sekali nyerempet motor... goyang dan akhirnya masuk selokan. Muka dan dada sempat membentur tembok selokan, tp karena pake helm full face kepalanya gk papa. Dadanya di rontgen buat jaga-jaga akibat benturan. Shockbreak dan segitiga miring, akibatnya shock depan jadi gak enak.
Kondisi motor abis tabrakan, stiker dicopotin semua
Image and video hosting by TinyPic

9. Berhubung sudah ganti plat kopling maka untuk mencari posisi netral jadi mudah walopun lagi dilampu merah. Rekomended ganti plat kopling.
Bengkel langganan buat korek mesin
Image and video hosting by TinyPic

10. Spedometer mati pada April 2009. Spedo meter dua kali diganti pake RX-King tapi akhirnya mati jg. RPM meter diganti pake after market....mati juga
11. Aki diganti Juni 2009, mulanya gak bisa pake stater tangan. Setelah diganti aki, masih gak mau juga, ternyata pengapiannya yg gak beres. Solusi cuman ganti busi. Aki terlanjur di beli Rp 205.000,- padahal aki lama sepertinya masih bagus.
Demikianlah suka duka pake motor ini, semuanya saya tulis apa adanya. Gak dibuat-buat...sueer saya lagi puasa. Mohon maaf klo fotonya burem, coz pake kamera HP Nokia 3120 Classic.
Motor murah tapi gak murahan.
KEEP RIDE WITH PRIDE

Wednesday, November 11, 2009

Minerva ke Way Kambas

Blum lengkap rasanya klo sudah tinggal di Lampung tapi belum mengunjungi Taman Nasional Way Kambas. Postingan kali ini mau mengungkapkan perjalanan kami ke Taman Nasional tersebut.

Taman Nasional Way Kambas berada pada Kab. Lampung Timur. Untuk mencapainya membutuhkan waktu kurang lebih 2 jam dengan menggunakan sepeda motor. Adapun rute yang kami lalui adalah : Bandar Lampung - Natar - Kota Metro - Sukadana - Lintas Timur - Way Kambas. Rute tersebut merupakan rute yang paling dekat, karena sebenarnya ada rute yang lain, yaitu dari Bandar Lampung - Lintas Timur. Namun rute ini kurang disukai karena selain jauh, juga rawan kejahatan.

Taman nasional ini ramai dikunjungi oleh wisatawan lokal pada hari-hari libur, oleh sebab itu taman nasional ini dilengkapi dengan Plaza, Taman, Kedai Makanan, WC Umum dan Musholla sebagai sarana penunjangnya.

Bagi anda yang mempunyai niat berkunjung ke sini dengan menggunakan motor, sebaiknya memperhatikan kondisi tunggangan anda. Karena selama perjalanan sangat sedikit ditemui bengkel, terutama didaerah Sukadana. Selain bengkel, SPBU juga jarang kita temui di daerah Sukadana. Jadi sebaiknya isi full tangki bahan bakar anda sebelum berangkat.

Berikut foto-foto perjalanan kami:

Image and video hosting by TinyPic
Pintu masuk Taman Nasional Way Kambas

Image and video hosting by TinyPic
pintu masuk Pusat Konservasi Gajah

Image and video hosting by TinyPic
Mampir shalat ashar di Mesjid Raya Metro

Image and video hosting by TinyPic

Image and video hosting by TinyPic
Nampang dulu ah...

Wednesday, April 29, 2009

KOPDAR



Gak tau mo nulis apaan...nulis ini aja deh.
Acara kopdar MRC reg.Lampung.
Kopdar ini biasanya diadakan setiap malam minggu (asal gak ujan lho), dilapangan gubernur Lampung. Ada belasan motor yg selalu datang. Saya pikir wajar belasan motor, secara merk baru & Bandar Lampung bukan kotanya gak gede-gede amat.

Dipilih Lap.GUbernur tentu dengan alasan, seperti: mudah dijangkau, masuknya gratis, relatif aman dan banyak cweknya (alasan utama neeh...)

Tapi dengan alasan seperti itu kok anak2 club laen kok malah milih di sekitar jalan kartini & raden intan. Di gubernuran cuman anak scooter yg setia menemani.

Udah ah..dah ngantuk, gak tau juga mo nulis pa lagi.
Kecepatan berpikir otakku, gak bisa diimbangi oleh jari untuk ngetik (usil mode on : bilang aja gak bisa ngetik 10 jari)

Sunday, September 07, 2008

Say No to Recondition Spare Part

Akhirnya gw liat sendiri klo barang rekon memang tidak layak pakai, apalagi kalo berhubungan dengan temperatur dan tekanan yang tinggi.
Ceritanya...kemarin abis, comisioning n udah mau balik ke markas, tiba2 terdengar suara metal beradu dari dalam ruang carter. Smuanya panic, tapi untungnya supervisor menutup kran fuel. Setelah dibuka ternyata pistonnya koyak.

Pukul 15.00,(Udah haus banget, puasa lagi). Cylinder Head dibuka, piston diangkat. Uh...pistonnya udah abis, dari ring oli paling bawah. Dari pecahannya terlihat jelas klo logamnya menyatu lagi. Mungkin lebih jelas kalo dibawa ke Lab.Metalurgi.

Walau tidak berkecimpung dalam ilmu logam (basic gw Konstruksi-Robotika)dan dengan sedkit pengetahuan ilmu bahan, gw hanya bisa sumbang saran klo barang las-lasan walaupun murah dan kelihatannya "bisa" dipakai..please hitung 7 kali lagi (klo perlu asistensi lagi), daripada membahayakan operator lokal.
Semoga bermanfaat bagi teman2 yang bekerja di Unit2 Utilities
Sori no photo, gak enak sama yg punya perusahaan

Sunday, January 13, 2008

Memasang TurboCharger


Memasang Turbo merupakan hal yang rutin dilakukan pada perusahaan yg memiliki pembangkit diesel.Biasanya dilakukan karena telah memasuki masa Overhaul ataupun kinerjanya yg menurun. Pada pemasangan turbo dikenal istilah K1 dan K2 ,orang pemeliharaan pasti tau :)Namun yang sering menjadi kendala setelah pemasangan turbin yang baru adalah mencari nilai ini.Kalau gegabah, seharian didepan turbo juga gak bakal dapet nilainya. Adapun langkah langkah pemasangan turbo yg benar (kalo salah mohon dikoreksi) adalah sbb :
1. Setelah turbin terpasang, pasang casing.
2. Pasang bearing, tentukan K1 dan K2-nya
3. Pasang pompa dan rumahnya
4. tutup casing pompa (sisi turbin dan compressor)
Eitt..jangan lupa pelumasnya, Oli turbo.
Dari pengalaman, menentukan K1 dan K2 bisa menghabiskan waktu bila prosedur pemasangan baut casing tidak dilakukan dengan baik. Ada baiknya sebelum memasang bearing, baut yang mengikat casing diperiksa kekencangannya.Hal ini memang sepele namun dapat berakibat besar pada nilai K1 dan K2. Semoga bermanfaat.

Monday, October 29, 2007

Kesan Pertama di Palembang dan Bandar Lampung

22 Oktober 2007, hari pertama aku ke pulau ini. Dari makassar ke jakarta trus naik Batavia ke palembang. Bandara Sultan Badaruddin II, nama bandara di palembang.

Kesan di palembang gimana yah,...
1. Yang pasti penjual pempek ada disetiap sudut kota
2. Agak panas gitu, tapi lebih panas makassar
3. Angkotnya kayaknya masih kurang tuh (peluang bisnis nih..)
4. Nongkrong di jembatan ampera...jadi ingat pantai losari
5. Pindang Patin(Sippppp....lah)

Trus ke Bandar lampung 25 Okt '07
SOpir travelnya mantan pembalap....gak ada yang gak disalip. Dari Palembang ke Bandar lampung cukup 8 jam.
Kesan di Bandar lampung..
1. Banyak truk
2. Kota pinggir laut, tapi gak panas-panas amat

Skarang ngomongin kerjaan nih. Klo soal ketersediaan tenaga listrik, Sulsel kayaknya masih kalah deh dengan sumatra. Bandar Lampung sendiri punya beberapa pembangkit
kebanyakan Diesel dan Hydro.

Sunday, October 01, 2006

Penerbangan Untuk Semua


Pesawat terbang merupakan salah satu pencapaian tertinggi manusia dalam bidang teknologi. Dapat dikatakan demikian karena sejak dahulu manusia mendambakan dapat terbang seperti burung. Manusia tidak mau lagi terkungkung di Bumi, dan melihat burung dapat terbang dengan bebasnya di udara. Percobaan untuk terbang telah dilakukan sejak abad pertengahan. Tidak sedikit dari para pemberani ini yang cedera dan bahkan kehilangan nyawanya hanya untuk dapat terbang.
Jawaban untuk dapat terbang baru muncul pada abad ke-19. Berbagai percobaan dilakukan untuk menyempurnakan mesin yang dapat membawa manusia terbang. Para ilmuwan Eropa dan Amerika saling berlomba untuk dapat terbang. Persaingan ini memunculkan Oliver Wright dan Wilbur Wright atau lebih dikenal sebagai Wright bersaudara, pembuat sepeda di Dayton, Ohio, AS, sebagai penemu pesawat terbang terkendali yang pertama. Hal tersebut mereka peroleh setelah kurang lebih lima tahun menyempurnakan mesin pesawat terbang.
Sekarang pesawat terbang telah menjadi bagian dari kehidupan kita. Pesawat terbang dibuat untuk berbagai keperluan terbang baik sipil maupun militer. Di dunia dikenal dua perusahaan raksasa pembuat pesawat terbang, Aibus dari Perancis dan Boeing Co. dari AS. Kedua perusahaan ini yang menyuplai kebutuhan pesawat komersil untuk berbagai maskapai penerbangan didunia. Keduanya juga bersaing dalam hal teknologi, Boeing dengan produk andalannya Boeing 787 sedang Airbus dengan Superjumbo Airbus A380. Kini hampir seluruh negara telah memiliki maskapai penerbangan.
Dengan menggunakan pesawat terbang kita dapat bepergian kemana saja dalam waktu yang relatif singkat. Dapat dikatakan hadirnya pesawat terbang telah mengubah gaya hidup manusia.
Pesawat terbang merupakan solusi yang tepat untuk masalah transportasi antar pulau yang selama ini masih mengandalkan kapal laut. Indonesia khususnya sebagai Negara kepulauan seharusnya mendorong pertumbuhan industri penerbangan. Tercatat ada 57 maskapai penerbangan dan 414 armada yang melayani penumpang di Indonesia. Jumlah ini sangatlah kurang bila dibandingkan dengan jumlah masyarakat yang melakukan perjalanan antar pulau.
Walaupun jumlah tersebut sangat sedikit namun banyak ditemui kasus dimana kursi penumpang pesawat tidak terisi penuh. Industri penerbangan di Indonesia kalah populer dibandingkan transportasi laut. Masyarakat lebih memilih berdesak-desakan diatas kapal laut dari pada duduk tenang di pesawat. Alasannya sangat sederhana lebih murah dan lebih “mudah”. Sebagai perbandingan untuk tiket pesawat Lion Air pada akhir April 2005 Makassar – Surabaya, sebesar Rp.245.000,- sedangkan tiket PELNI dengan tujuan yang sama dipatok Rp. 168.000,-.Lebih mudah karena karena proses pengurusan pengambilan tiket dan proses pemberangkatan penumpang kapal laut tidak berbelit seperti tiket pesawat, walaupun mereka harus berhadapan dengan para calo dan buruh pelabuhan yang membuat perjalanan makin tidak nyaman. Belum lagi para pencopet yang beraksi di pelabuhan dan bahkan diatas kapal. Selama ini belum pernah ada calon penumpang yang kehabisan tiket kapal laut, kecuali pada kondisi tertentu.
Hal ini yang seharusnya menjadi perhatian maskapai penerbangan yang melayani rute nusantara. Karena selama ini pihak maskapai terkesan menunggu bola, tidak ada sama sekali usaha yang berarti dalam menjaring calon penumpang. Sosialisasi merupakan kata yang tepat untuk menjaring calon penumpang. Banyak masyarakat awam tidak mengetahui cara pengambilan tiket pesawat bahkan merasa minder bila masuk bandara. Karena kebanyakan para penumpang antar pulau merupakan masyarakat pedesaan yang tidak mau ambil pusing. Dalam pikiran mereka adalah sampai ketempat tujuan dengan cara yang mudah.
Sosialisasi dapat dilakukan melalui televisi, radio maupun media cetak. Cara lain yang lebih efektif adalah adanya sosialisasi pada daerah-daerah potensial. Maksudnya adalah daerah yang penduduknya sering melakukan perjalanan antar pulau, kalau perlu adakan sosialisasi di kampus-kampus, yang nota bene merupakan komunitas terbesar para perantau. Contoh lain daerah transmigrasi ataupun daerah dimana komunitas pendatang berkumpul. Masyarakat ini merupakan pasar yang potensial karena mereka hampir setiap tahunnya mereka kembali kedaerah asalnya apabila ada keperluan atau acara keluarga. Sosialisasi dapat berupa penyuluhan yang dikemas dengan tujuan memperkenalkan dunia penerbangan, sekaligus sebagai sarana promosi. Bahkan kalau perlu dengan menggunakan pamflet dan selebaran, karena selama ini iklan untuk jasa angkutan udara lebih banyak menggunakan media televisi dan surat kabar.
Iklan jasa penerbangan yang ada selama ini tidak bersifat komunikatif, dan terkesan hanya menampilkan kemewahan. Ada baiknya bila maskapai penerbangan mencontoh cara para dealer motor yang langsung terjun kepusat keramaian untuk menyebarkan selebaran yang berisi harga motornya. Kelebihan dari cara ini adalah informasi yang diperoleh masyarakat tidak setengah-setengah, dari selebaran ini dapat diketahui spesifikasi motor dan juga daftar harga motor berikut cicilannya bahkan juga prosedur pembeliannya juga dicantumkan.
Pasar inilah yang selama ini diabaikan bahkan dipandang sebelah mata, padahal kalau mau dikelola dengan baik pasar tersebut merupakan pasar yang paling potensial. Bahkan bisa lebih besar dibandingkan daripada penumpang perjalanan wisata.
Kemudian dari masalah tarif yang selama ini dirasakan terlalu mahal untuk sebagian besar masyarakat Indonesia, dapat diatasi dengan memberlakukan penerbangan murah. Tarif perjalanan dapat ditekan dengan hanya memberikan pelayanan pokok yang sesuai dengan standar internasional untuk keamanan di dalam dunia penerbangan. Makanan dan minuman tidak perlu disediakan oleh maskapai penerbangan, para penumpang diperbolehkan untuk membawanya sendiri. Lagipula selama ini makanan diatas pesawat dikenal dengan rasanya yang tidak enak bahkan terkesan seperti makanan yang diawetkan. Pelayanan tambahan seperti screen dan peralatan audio pada setiap kursi merupakan hal yang tidak perlu dan hanya menambah biaya operasional. Hal ini sudah banyak dilakukan oleh maskapai penerbangan di Eropa, sebut saja Easy Jet dan Transavia Airlines, yang penduduknya justru lebih sejahtera dibanding Indonesia. Dan cara ini terbukti efektif dan mampu menarik kembali calon penumpang dari keengganan memakai jasa angkutan udara pasca tragedy 11 September 2001, yang melumpuhkan banyak maskapai penerbangan
Di Indonesia tarif angkutan udara sudah mulai bisa bersaing dengan kapal laut dan kereta api kelas argo. Dengan tarif yang hampir sama dan waktu tempuh yang lebih cepat, tentunya calon penumpang lebih memilih menggunakan pesawat sebagai sarana transportasi. Namun tidak sedikit pula masyarakat yang masih memiliki pandangan bahwa tarif penerbangan jauh lebih mahal dibandingkan jasa angkutan lainnya. Pandangan seperti inilah yang seharusnya dapat diubah oleh maskapai penerbangan dalam negeri. Dengan mengadakan sosialisasi seperti yang diuraikan diatas.
Pesawat terbang dapat menjadi alat pemersatu bangsa, bila dikelola dengan baik. Sebaliknya teknologi tinggi ini juga dapat menjadi sumber perpecahan bangsa. Dapat dikatakan demikian karena jurang pemisah antara si kaya dan si miskin akan semakin besar. Akibatnya keceburuan sosial akan muncul, dan ini dapat saja menjadi bom waktu dan dapat meledak kapan saja. Kerusuhan yang terjadi beberapa tahun lalu merupakan imbas dari kecemburuan sosial. Integrasi bangsa yang selama ini kita dambakan tinggal sekedar impian.
Diharapkan dengan semakin lancarnya transportasi antar pulau di Indonesia, integrasi bangsa ini dapat terwujud. Namun disayangkan teknologi yang telah ada lebih seabad ini hanya dinikmati oleh segelintir orang. Masih banyak kalangan yang sebenarnya mau dan memerlukan teknologi ini tidak dapat menikmatinya.
Kedepan harapan penerbangan untuk semua dapat terwujud dan integrasi bangsa kita yang majemuk bukan sekedar impian. Teknologi ini seharusnya menjadi alat pemersatu bangsa, bukannya menjadi sumber kecemburuan sosial yang berujung pada perpecahan. Semoga tulisan ini dapat menjadi bahan pertimbangan, dan penerbangan untuk semua dapat terwujud. Amin
Makassar,Desember 2005

Tuesday, September 19, 2006

Menjadi Seorang Engineer


Banyak senior saya mengatakan, bahkan hampir bisa dikatakan mendoktrin mahasiswa baru kalau ilmu yang diperoleh di bangku kuliah tidak akan di aplikasikan setelah kita kerja. Apa itu betul???
Bisa betul 100% persen jika nantinya kerja di bidang perbankan.Kan ga' mungkin desain pompa klo kerjanya di bank.

Pengalaman saya selama hampir setahun 'bekerja' dengan para engineer di sebuah perusahaan di sul-sel, sepertinya tidak demikian. Malah apa yang kita peroleh di bangku kuliah justru teraplikasikan.

Pernah seorang engineer elektrikal mengatakan kepada saya kalau ilmu dikampus tidak digunakan di dunia industri. Tapi apa itu benar adanya??
Engineer di perusahaan non-manufaktur biasa membeli produk jadi yang sesuai keinginan, kemudian memasang di tempat proyek. Enginer pada perusahaan non-manufaktur lebih banyak mengaplikasikan manajemen proyek.Nah apakah kemudian dengan demikian perkataan engineer tadi dapat dikatakan 100% benar??

Teman-teman dari teknik mesin tinggal memilih mau bekerja di perusahaan manufaktur,atau non manufaktur.